Langsung ke konten utama

5 Jenis Batuan Beku


·

Batu granit terbentuk dari pendinginan magma yang terjadi dengan lambat dibawah permukaan bumi. Ciri-ciri utama batu granit yakni warna nya putih sampai abu-abu, kadang-kadang terdiri atas kristal-kristal kasar.
 Ciri-ciri utama batu granit
1. Terdiri dari kristal-kristal kasar
2. Warna Hitam sampai abu-abuan kadang-kadang jingga


 
Batu obsidian/kaca  terbentuk dari lava permukaan yang mendingin dengan cepat. Ciri- ciri utama batu ini adalah mengkilap seperti kaca dan tidak ada kristal. Warnanya bervariasi dari hitam pekat, hitam dengan motif kecoklatan atau  kemerahan, juga ada yang berbintik-bintik putih.
  Ciri-ciri utama batu obsidian
1. Hitam, seperti kaca
2. Tidak ada kristal






Batu apung terbentuk dari pendinginan magma yang mengandung gelembung gas. Ciri-ciri utama batu apung adalah warna ke abu-abuan berpori-pori, bergelembung, ringan hingga dapat  terapung di air. Batua apung dimanfaatkan sebagai alat penggosok.
Ciri-ciri utama batu apung
1. Warna ke abu-abuan
2. Berpori-pori, ringan
3. Terapung dalam air
 

Basal adalah batuan beku yang berwarna gelap, kristalnya halus. Batu Basal terbentuk dari pendinginan lava yang mengandung gelembung gas tetapi gasnya telah menguap. Ciri-ciri utama batu basal terdiri dari atas kristal-kristal yang sangat kecil, berwarna hijau ke abu-abuan dan berlubang-lubang.
 Ciri-ciri utama batu basal
1. Terdiri dari kristal-kristal yang kecil
2. Berwarna hijau keabu-abuan dan berlubang-lubang



Gabro adalah batuan beku dalam yang umumnya berwarna hitam, mineralnya berbutir kasar hingga sedang. Dapat digunakan untuk pengeras jalan, pondasi, dan yang dipoles sangat disukai karena warnanya hitam, sehingga baik untuk lantai atau pelapis dinding. Di Pulau Jawa, batuan ini terdapat di Selatan Ciletuh, Pegunungan Jiwo, Serayu, dan Pemalang.










Komentar